Tips Membawa Gitar di Pesawat: Bagasi atau Kabin?
Horor Gitar di Bagasi Pesawat
Pernah liat video viral petugas bagasi melempar gitar? Menakutkan. Gitar akustik di dalam softcase yang masuk bagasi tercatat 90% berisiko patah neck.
Tips 1: Masuk Kabin (Usahakan Maksimal)
Hukum penerbangan berbeda-beda. Tapi usahakan TENTENG gitar Anda masuk kabin.
Trik: Pakai Softcase (Gigbag). Jangan Hardcase. Hardcase terlihat besar dan pasti ditolak masuk kabin. Softcase terlihat ramping, bisa diselipkan di kompartemen atas (overhead bin) atau dititip di lemari pramugari.
Senyum yang manis pada petugas check-in dan pramugari sangat membantu. Bilang "Ini alat musik sensitif, Mbak".
Tips 2: Kalau Terpaksa Bagasi (Gate Check)
Jika dilarang keras masuk kabin, minta "Gate Check". Artinya gitar Anda diserahkan di pintu pesawat (saat mau masuk), bukan di konter check-in awal. Ini meminimalisir perjalanan gitar di conveyor belt yang brutal.
Tips 3: Hardcase Wajib untuk Bagasi
Jika harus bagasi, WAJIB HARDCASE (Koper Keras). Softcase di bagasi = Bunuh diri.
Isi sela-sela hardcase dengan kaos/baju bekas, terutama di bagian Headstock (Paling rawan patah). Gitar tidak boleh goyang sedikitpun di dalam case.
Tips 4: KENDURKAN SENAR!
Ini hukum wajib. Udara di atas dingin, tekanan berubah. Kendurkan senar agar leher tidak tegang. Kalau tidak, leher bisa patah karena perubahan tekanan.
Kesimpulan
Kalau cuma gitar sayur 300 ribu, silahkan masuk bagasi. Kalau gitar 30 juta, beli tiket kursi ekstra (Extra Seat) untuk gitar Anda adalah investasi masuk akal.