Cara Kerja Amplifier Gitar: Gain, Treble, Mid, Bass
Panduan Setting Amplifier Gitar
Amplifier (Amp) punya banyak tombol putar (knob). Asal putar malah bikin suara gitar jadi aneh. Yuk bedah fungsinya.
1. Gain / Drive
Ini adalah tingkat sensitivitas input.
Low Gain: Suara bersih (Clean), jernih. Cocok buat Pop/Jazz.
High Gain: Suara pecah (Distorsi/Overdrive). Cocok buat Rock/Metal.
Tips: Kalau mau suara bersih tapi bertenaga, set Gain di jam 10-11.
2. Bass (Low)
Mengatur frekuensi rendah (dentuman).
Terlalu banyak: Suara "mbleber" (boomy), tidak jelas.
Terlalu sedikit: Suara tipis, cempreng.
3. Middle (Mid)
Ini frekuensi paling penting buat gitar. Gitar adalah instrumen "Mid-Range".
Scooped Mid (Mid diturunkan): Suara modern, metal (V-Shape EQ).
Boosted Mid (Mid dinaikkan): Suara menonjol, "nendang", cocok buat melodi agar terdengar di antara drum dan bass.
4. Treble (High)
Mengatur kejernihan/ketajaman.
Terlalu banyak: Sakit di kuping (memekakkan).
Terlalu sedikit: Suara tumpul seperti di dalam selimut.
Reverb
Efek gema ruangan. Sedikit reverb membuat suara gitar terdengar "mahal" dan luas. Terlalu banyak reverb bikin suara seperti di dalam gua hantu.
Kesimpulan
Setel EQ di jam 12 semua (Flat) sebagai start. Lalu putar sedikit-sedikit sambil didengarkan. Tiap ruangan butuh settingan beda.