Mic Dynamic vs Condenser: Mana yang Harus Saya Beli?
zavier
Pertarungan Mikrofon Studio
Saat browsing mic, ada dua kubu besar: Dynamic (seperti Shure SM58) dan Condenser (seperti Audio Technica AT2020). Bedanya apa?
1. Dynamic Mic
- Cara Kerja: Kumparan magnet (seperti speaker dibalik). Pasif, tidak butuh listrik (Phantom Power).
- Karakter: "Budeg". Kurang sensitif. Dia hanya menangkap suara yang SANGAT DEKAT dengan kepalanya.
- Keawetan: Tahan banting. Jatuh nggak rusak.
- Kelebihan: Menolak noise ruangan (kipas angin, motor lewat, gema kamar). Cocok buat manggung live atau rekaman di kamar yang tidak kedap suara (untreated room).
2. Condenser Mic
- Cara Kerja: Kapasitor lempeng listrik. Butuh daya 48V (Phantom Power).
- Karakter: Sangat SENSITIF & DETAIL. Bisa menangkap suara napas, denting jarum jatuh, dan frekuensi tinggi "air" yang mewah.
- Kekurangan: Menangkap SEMUA suara, termasuk suara abang bakso lewat depan rumah, suara AC, gema pantulan tembok. Rapuh, jatuh sekali bisa wasalam.
Mana Pilihanmu?
- Kamar kamu kedap suara (ada busa peredam)? Beli Condenser untuk vokal jernih studio.
- Kamar kamu berisik, dekat jalan raya, banyak gema? Beli Dynamic (Shure SM57/58). Hasilnya akan lebih bersih dan fokus.